JAKARTA - Ahmad Dhani masih belum bisa melupakan insiden paket bom buku yang dialamatkan ke studionya. Pentolan Dewa 19 itu membatalan rencana manggung di Sidoarjo, Jawa Timur karena khawatir mendapat teror bom lagi.
Menurut sumber terpercaya, Dhani semula akan mengisi acara di salah satu stasiun televisi swasta, Sabtu (19/3/2011) malam nanti, di Sidoarjo. Namun, rencana itu dibatalkan.
"Saya lebih baik tidak menyanyi. Teror kan tidak cuma sekali, bisa jadi dua kali, tiga kali. Lebih baik antisipasi," kata sumber menirukan ucapan Dhani.
Membatalkan rencana manggung, kata dia, mantan suami Maia Estianty itu tidak dituntut ganti rugi oleh pihak penyelenggara.
"Tidak ada ganti rugi dengan pihak penyelenggara acara," tukasnya.
Seperti diketahui, Dhani mendapat kiriman buku berisi bom yang diterima pada Selasa, 15 Maret 2011, yang ditujukan ke kantor Republik Cinta Manajemen (RCM). Namun, paket baru dibuka pada Kamis, 17 Maret 2011. Buku berisi bom itu lalu diledakkan Tim Gegana.
Buntut dari bom itu, ayah tiga anak ini melaporkan Ridwan Saidi dan Rizki Ridyasmara. Mereka adalah penulis buku berjudul Fakta dan Data Yahudi di Indonesia. Dhani menuding gara-gara buku itu, dirinya dituding sebagai antek Yahudi.(ang)

Posted in:


0 komentar:
Posting Komentar